Sebiru Hari Ini (?)

Sebiru hari ini, birunya bagai langit terang benderang
Sebiru hati kita, bersama di sini

Seindah hari ini, indahnya bak permadani taman surga
Seindah hati kita, walau kita kan terpisah

Bukankah hati kita telah lama menyatu
Dalam tali kisah persahabatan Illahi
Pegang erat tangan kita terakhir kalinya
Hapus air mata meski kita kan terpisah

Selamat jalan teman
Tetaplah berjuang
Semoga kita bertemu kembali
Kenang masa indah kita
Sebiru hari ini

Lirik-lirik di atas merupakan sebuah judul dari nasyid yang dikaryakan oleh EdCoustic. Salah satu tim dengan asal kota kuliner, Bandung. Bagi kalangan aktivis kampus, aktivis badan dakwah sekolah dan keluarga muslim yang merupakan kader dakwah sangat mengenal tim ini.

Pun dengan saya, mendengarkan semua kumpulan nasyid EdCoustic sejak di era santri tahun 2000an kala itu. Saat masa itu, sudah pada bangku SMA dan menikmati kesejukan kota Malang daerah pinggir barat.

Hingga di era perkuliahan semakin melekat di telinga nasyid-nasyid yang hampir semua liriknya dikaryakan oleh Alm. Kang Aden. Seiring berjalan waktu dan menggeluti bidang dakwah dengan nasyid, akhirnya dapat berjumpa di panggung bersama.

Saya pun mendapatkan kisah langsung di balik layar semua lirik ketika sempat sepanggung bersama. Kala itu sedang ada sebuah event Islamic Book Fair di kota Malang tahun 2010. Berfoto bersama tim nasyid saya tentunya :’)

Dari pertemuan itu, Alhamdulillah tim nasyid kami mendapatkan  hadiah kecil. Beberapa Folder Minus One dari dua EdCoustic yang sudah tidak asing didengar. Sebuah hal tidak terduga, memudahkan kami untuk tampil di panggung dengan nasyid mereka. Bahkan terkadang saya karokean sendiri di rumah dari beberapa nasyid, hehee

Puncaknya, malam hari tadi selepas membuka banyak file dalam laptop. Iseng mencari sebuah syair nasyid untuk didendangkan sejenak. Sampailah pada sebuah lirik di atas. Sebiru Hati Ini.Mengapa harus nasyid ini? Entahlah, saya mendalami syair di atas..
Serba biru…
Mengisahkan perpisahan..
Kepada teman-teman..
Terus berjuang…
Perlahan-lahan, bait syair didendangkan saya begitu terngiang Alm. Kang Aden dalam beberapa hari sebelum Alloh memanggilnya.

Mungkin beberapa teman masih teringat kembali. Jelasnya saya sangat terharu, menitikkan air mata saat mendengar kabar kepulangannya menjelang hari-hari akhir di tahun kemarin, 2013.

Terima kasih Kang, karyamu, semangatmu, nasehatmu dalam dunia dakwah In Sya Alloh akan melapangkan & menerangi tempat istirahatmu…

Allohummaghfirlahu wa’afini wa’fu anhu…

1 note | Posted Mar 17, 14 #muhasabah #edcoustic #nasyid #malang #bandung #embunnasheed #syair #lirik #kenangan

"Apa kabar Tumblr, hampir setahun lebih tidak pernah dikunjungi.. Semoga bisa aktif kembali.. hehee"

1 note | Posted Mar 17, 14

Berita @HijabAlila di Republika hari ini __via Ustadz @felixsiauw dari akun Facebook beliau.

Berita @HijabAlila di Republika hari ini __via Ustadz @felixsiauw dari akun Facebook beliau.

1 note | Posted May 14, 13

indonesianculinary:

Jalangkote
(by Levasko)

mantab mentong! 
Jalangkote apakah sama dengan kue pastel? 

indonesianculinary:

Jalangkote

(by Levasko)

mantab mentong! 

Jalangkote apakah sama dengan kue pastel? 

14 notes | Posted Apr 17, 13 #jalangkote #jajanpasar #pastel #kue #kuliner

3 dari 10 Mie Instan Terenak di Dunia Berasal dari Indonesia

indonesianculinary:

Mie instan sudah jadi makanan populer di dunia. Tiap kali diproduksi beragam mie instan yang unik dan enak. Jika, Anda terlalu bingung, The Ramen Rater, Hans Lienesch membuat sebuah daftar berisi 10 mie instant terenak di dunia.

Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun dan mencicipi lebih dari 670 varian mie, The Ramen Rater mengumumkan daftar varian mie terenak dari seluruh dunia terbaru. Mie instan apa saja yang masuk dalam daftar ini?

1. Indonesia: Indomie Special Fried Curly Noodles

image

Foto: The Ramen Rater

 

Varian ini biasa dikenal dengan nama mie goreng keriting. Merupakan varian mie instan terenak dari semua mie instant lainnya! Karakter mie yang lebih gepeng dan kecil memberikan karakteristik sendiri. Bumbu yang dicampurkan dengan mie menghasilkan rasa pedas dan manis yang sangat lezat.

 

2. Indonesia: Indomie Mi Goreng Rasa Ayam Panggang Jumbo

image

Foto: The Ramen Rater

Masih ditempati oleh produk asli Indonesia, Hans sangat menyukai produk ini karena porsi jumbonya. Selain itu, mie goreng ini mempunyai bumbu lebih banyak dari produk reguler. Untuk rasa ayam panggang, terdapat tiga bumbu yaitu minyak bawang, bumbu bubuk, dam saus cabai.

 

3.Jepang: Nissin Yakisoba with Mayonnaise / Mustard Packet

image

Foto: The Ramen Rater

Yakisoba atau mie goreng menjadi salah satu hidangan umum di Jepang. Tapi, menurut Hans varian ini patut diacungi jempol karena menambahkan bahan unik yaitu mayonnaise dan mustard! “Mie instant ini sangat enak, terutama sayur diddalamnya dan tidak perlu lagi ditambahkan bahan-bahan pelengkap,” tutur Hans.

Read More

siapa yang suka Mie? :))

(Source: food.detik.com)

79 notes | Posted Apr 16, 13 #mie #kuliner #instant #ramen

>.<
>.<
>.<
*ngantuk =))

>.<

>.<

>.<

*ngantuk =))

Posted Apr 14, 13

Ujian tidak untuk mengukur KECERDASANtapi melihat KEPATUHAN dan PROSES belajar.
 
Semoga sukses di UN besok hari ya adik-adik SMA

Ujian tidak untuk mengukur KECERDASAN
tapi melihat KEPATUHAN dan PROSES belajar.

 

Semoga sukses di UN besok hari ya adik-adik SMA

(Source: fbcdn-sphotos-a-a.akamaihd.net)

Posted Apr 14, 13 #UN #SMA #UJIAN #PROSES

mochacafe:


(via ohsopictures)

794 notes | Posted Jan 14, 13


“There is no Islam without unity, no unity without leadership, and no leadership without obedience.”
— Umar ibn al-Khattab (رضي الله عنه)

“There is no Islam without unity, no unity without leadership, and no leadership without obedience.”

— Umar ibn al-Khattab (رضي الله عنه)

(Source: sazlishah, via islamicthinking)

561 notes | Posted Jan 9, 13